Foto speakers dan HR practitioners and enthusiasts di penghujung event December Meetup “Attracting the Right Talent with Employer Branding”

“Create the kind of workplace and company culture

that will attract great talent.”

-Richard Branson

Employer branding merupakan daya tarik utama suatu perusahaan untuk mendapatkan talent yang tepat dengan culture dan value perusahaan tersebut. Employer branding sendiri merupakan sebuah konsep yang diterapkan pada suatu perusahaan untuk membuat para pekerja merasa nyaman dan senang bekerja di sana. Konsep ini digunakan terutama untuk meningkatkan dan mempertahankan kesejahteraan karyawan yang bekerja di sana, tetapi ia dapat juga digunakan oleh HR untuk menarik dan mempertahankan talent yang tepat untuk perusahaan.

Namun, bagaimana caranya membentuk suatu employer branding yang tepat untuk menarik dan mempertahankan talents yang tepat untuk perusahaan? Apa saja tantangan dalam membentuk employer branding? Dalam DigiHR December Meetup yang dilaksanakan pada 11 Desember 2019 lalu, topik Attracting the Right Talent with Employer Branding dijelaskan lebih lanjut oleh Gelies Parsiela, HR Manager di Kumparan, dan Ida Maheswari, Recruitment and Employer Branding Lead di Shopee Indonesia.

Keduanya berpendapat bahwa employer branding sangatlah penting untuk citra suatu perusahaan, terutama untuk attract the right talents yang sesuai dengan culture dan values perusahaan. Bukan hanya HR, melainkan seluruh stakeholders dalam perusahaan berperan dalam membentuk employer branding yang tepat. Untuk itu, diperlukan kerja sama, komunikasi, serta culture yang baik untuk dapat menghasilkan employer branding yang efektif.

Shopee merupakan platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan yang didirikan pada tahun 2015 di beberapa negara, dan salah satunya terletak di Indonesia. Platform online shopping menyediakan kustomer dengan pengalaman berbelanja online yang mudah, aman, dan cepat melalui sistem pembayaran yang kuat dan fulfillment support. ini percaya bahwa online shopping seharusnya mudah dilakukan, dapat diakses, dan menyenangkan. Untuk itu, mereka berusaha untuk mewujudkannya di platform mereka setiap harinya.

Didirikan pada Januari 2017, Kumparan merupakan platform media pertama di Indonesia yang menggunakan jurnalisme berbasis teknologi. Dengan kemudahan platform yang dapat diakses dari perangkat mana pun, Kumparan menggunakan Personalization Algorithm Technology (PAT) untuk menyajikan konten berkualitas kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat.

Menurut Anda, apa itu Employer Branding?

Gelies Parsiela
Menurut saya, employer branding adalah sharing current employees’ experiences.

Ida Maheswari
Employer branding adalah story telling. Bagaimana sebuah perusahaan dapat menceritakan tentang value & culture-nya kepada public.

Seberapa penting Employer Branding diterapkan di Kumparan dan di Shopee?

Gelies Parsiela
Penting. Karena challenge utama kami tadinya adalah recruitment. Sebagai perusahaan startup, kami mencari posisi-posisi untuk pro hire. Jadi, untuk attract top talents, kami perlu citra positif.

Ida Maheswari
10 out of 10, penting sekali.

Apakah ada pihak atau departemen lain yang membantu meningkatkan Employer Branding di Kumparan dan di Shopee?

Gelies Parsiela
Semua stakeholders mempunyai peran tersebut. Karyawan, direksi, komisaris, pemegang saham, partners, bahkan para pembaca. Seperti istilah lama pedagang, “Jika Anda puas, beritahu teman. Jika tidak puas, beritahu kami.” Kami selalu berusaha untuk mengambil peluang, misalnya ketika proses onboarding karyawan. Kami undang para Menteri untuk menjadi guest speakers. Itu adalah employer branding. Juga outing sekantor ke Bali, itu juga branding.

Ida Maheswari
Semua departemen bekerja sama meningkatkan employer branding. Sebagai HR, tugasku hanyalah sebagai seorang perantara saja.

Bagaimana cara Kumparan dan Shopee menarik bakat yang tepat dengan Employer Branding?

Gelies Parsiela
Pertama, tentukan targetnya terlebih dahulu. Jika mau attract professionals, kami branding melalui network mereka, yang meliputi masuk ke komunitas. Jika mencari fresh blood, berarti harus langsung di kolamnya, yaitu kampus.

September lalu, kami menjalankan program Kumparan Academy yang dikhususkan untuk mahasiswa/fresh graduate untuk mengisi posisi Engineering di Kumparan. Treatment khusus yang kami lakukan adalah memberikan bootcamp selama 2 bulan kepada peserta Kumparan Academy.

Ida Maheswari
Kami rutin melakukan aktivasi sampai Shopee ada di top of people’s mindas a business and as a next workplace.

Bagaimana membuat strategi Employer Branding di Kumparan dan Shopee?

Gelies Parsiela
Secara organic, strategi yang kami lakukan adalah:
-Engage employees organically
-Turn your employees into brand ambassadors
-Feature employees stories on your company account

Secara non-organic, strateginya adalah create a program, misalnya Kumparan Academy dan Tunjangan Senang-senang.

Ida Maheswari
Market research combined with internal discussion dengan management Shopee.

Channel dan media apa saja yang digunakan oleh Kumparan dan Shopee dalam menerapkan Employer Branding?

Gelies Parsiela
Karena Kumparan adalah media, pergerakan kami lebih leluasa. Bahkan platform kami sendiri bisa mejadi channel untuk branding, misalnya ketika ulang tahun Kumparan. Kami encourage karyawan kami untuk menulis pengalaman mereka gabung di Kumparan, dst. Juga mimin akun social media news kami. Kami juga punya Tunjangan Senang-senang yang dibuat berdasarkan inisiatif tim Marketing sendiri yang membranding kegiatan tersebut untuk menunjukkan mereka having fun dan seru kerja di Kumparan. Branding Tunjangan Senang-senang tersebut menjadi thread di Twitter dan akhirnya menjadi trending topic.

Ida Maheswari
Shopee menggunakan offline & online channels. Untuk offline channels, kami menerapkan employer branding melalui event, community gatehering, competition, dan lainnya. Kalau untuk online channels, ada LinkedIn, Youtube, dan Instagram.

Apakah ada program yang dijalankan Kumparan dan Shopee untuk employer branding kepada calon kandidat?

Gelies Parsiela
Kumparan menjalankan program Kumparan Academy Tech Edition. Program ini ditujukan untuk mahasiswa maupun fresh graduate untuk gabung menjadi bagian dari engineering team Kumparan. Peserta yang terpilih akan mendapatkan bootcamp selama 2 bulan penuh dengan materi dan kurikulum yang sudah disesuaikan dengan technology yang digunakan Kumparan.

Ida Maheswari
Shopee tidak punya program khusus yang kami jalankan. Tetapi, kami selalu make sure calon kandidat kami mendapatkan best experience di Shopee.

Citra seperti apa yang ditampilkan Kumparan dalam Employer Branding kepada calon kandidat?

Gelies Parsiela
Di Kumparan, ada 3 pilar yang selalu kami komunikasikan:
Excellent in journalism
Excellent in technology
Excellent in collaborative spirit

Ida Maheswari
Citra yang kami tampilkan adalah Simple, Happy, and Together.

Tantangan terbesar apa yang pernah Anda hadapi dalam membentuk persepsi citra yang positif bagi para kandidat?

Gelies Parsiela
Perusahaan media di Indonesia selama ini tidak pernah diidentikkan dengan teknologi. Jadi di masa awal Kumparan berdiri (hampir 3 tahun), kami kesulitan untuk meyakinkan para tech talent. Tetapi, seiring berjalannya waktu, hal ini berubah.

Bagaimana hasil fakta dan data yang didapatkan setelah Employer Branding diterapkan?

Gelies Parsiela
Kami happy dengan hasilnya, tetapi kan tidak boleh cepat merasa puas. Kami akan terus berusaha untuk meningkatkan hasil tersebut.

Ida Maheswari
Our employees grow so fast! So far, banyak kandidat terus.

Apakah dengan adanya Employer Branding terdapat peningkatan jumlah karyawan yang diharapkan? (Misalnya seperti kualifikasi yang diharapkan)

Gelies Parsiela
Iya, pastinya ada peningkatan tersebut. Dengan adanya employee branding, jadi banyak kandidat yang ingin menjadi bagian dari Kumparan. Sebelumnya kami juga ada program internship, biasanya dari program ini lah mereka beberapa kandidat ketika ada lowongan mereka langsung daftar kembali. Jadi kalau sesuai kualifikasi yang kami harapkan, sudah pasti ya.

Ida Maheswari
Yes, kami bisa attract the right people.


One word to describe HR

Gelies Parsiela: Amazing

Ida Maheswari: Agile

One word to describe startup

Gelies Parsiela: Multi-tasking

Ida Maheswari: Fast

Bagaimana komentar Anda tentang HR & Technology?

Gelies Parsiela
Tidak terpisahkan. Pekerjaan yang rutin dapat dipermudah dengan adanya teknologi.

Ida Maheswari
HR 4.0 sangat attached dengan technology. Tanpa disadari, teknologi membantu hidup HR menjadi lebih mudah.

Bagaimana komentar Anda tentang Managing Millenials?

Gelies Parsiela
Kita harus lebih dekat sama mereka. Di Kumparan, kami mempunyai wadah untuk mereka bisa berkreasi.

Ida Maheswari
Interestinng and challenging. I’m a millennial myself, jadi saya tau banget kalua managing millennials itu susah-susah gampang. Tapi, kalua bisa manage mereka dengan baik, ROI millennials besar sekali.

Apakah ada tips untuk praktisi HR? Khususnya di startup.

Ida Maheswari
Please embrace changes. Selalu cari positive side in all changes. Working di startuphelps my personal and professional growth faster than most people seumuran saya. Tips saya adalah ikuti saja ombaknya, jangan dilawan, nanti tenggelam.


Dapat disimpulkan bahwa employer branding sangat berpengaruh dalam menarik the right talents ke perusahaan. Tanpa adanya employer branding yang matang dan tepat, pencarian talent untuk memdukung perkembangan perusahaan, termasuk culturenya, akan tertunda atau menjadi tidak efektif.

Tinggalkan Balasan

Be Our Hiring Partner

Digi Training selalu dihadiri oleh individu-individu berbakat dengan kualitas dan semangat berkarya. Jadi Hiring Partner kami dan bantu perusahaan untuk menemukan kandidat terbaik. Temukan kandidat terbaikmu di Digi Training.